Rugi! 4 Hal yang Brand Harus Tahu Agar Gak Salah Pilih Production House

Rugi! 4 Hal yang Brand Harus Tahu Agar Gak Salah Pilih Production House

Jun-20-2024

Adil

Dalam era digital saat ini, kehadiran sebuah Production House menjadi sangat penting bagi sebuah brand. Production House berperan besar dalam menciptakan konten visual yang menarik untuk meningkatkan engagement dan branding. Nah, sebelum Anda memilih Production House yang tepat, ada beberapa hal penting yang perlu Anda ketahui. Berikut ini kami akan memaparkan beberapa hal yang brand harus ketahui agar tidak salah pilih production house.

Digital Agency Marketing

Pengertian Production House

Production House adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang produksi konten visual, seperti film, video, iklan, dan animasi. Mereka bertanggung jawab atas seluruh proses produksi, mulai dari pengembangan konsep hingga distribusi hasil akhir. Production House biasanya memiliki tim yang terdiri dari berbagai profesional kreatif, termasuk sutradara, produser, penulis naskah, kameramen, editor, dan desainer grafis, yang bekerja sama untuk menghasilkan konten yang berkualitas tinggi.

Dalam konteks industri hiburan dan periklanan di Indonesia, Production House memegang peranan yang sangat penting. Mereka tidak hanya menghasilkan konten untuk televisi dan bioskop, tetapi juga untuk berbagai platform digital seperti YouTube, Instagram, dan media sosial lainnya. Dengan berkembangnya teknologi dan meningkatnya kebutuhan akan konten visual, peran Production House menjadi semakin vital dalam membantu brand dan perusahaan menyampaikan pesan mereka secara efektif dan menarik kepada audiens yang lebih luas.

Proses kerja sebuah Production House dimulai dari perencanaan dan pengembangan ide, dilanjutkan dengan tahapan pra-produksi yang meliputi penulisan naskah, casting, dan scouting lokasi. Tahap produksi mencakup pengambilan gambar atau syuting sesuai dengan storyboard yang telah disusun, dan pasca-produksi melibatkan editing, penambahan efek visual, dan sound design untuk menyempurnakan hasil akhir. Dengan keahlian dan pengalaman yang dimiliki, Production House mampu menghasilkan karya yang tidak hanya kreatif dan inovatif, tetapi juga sesuai dengan tujuan dan kebutuhan klien.

Tugas Production House

Berikut adalah beberapa tugas dari production house ketika bekerjasama dengan sebuah brand:

1. Pengembangan Konsep

Pengembangan konsep adalah tahap awal dalam proses produksi yang dilakukan oleh Production House. Pada tahap ini, tim kreatif bekerja sama dengan klien untuk mengidentifikasi tujuan dan pesan utama yang ingin disampaikan melalui konten yang akan dibuat. Proses ini melibatkan brainstorming ide, diskusi mendalam mengenai visi dan misi klien, serta penelitian tentang audiens target dan tren pasar saat ini. Tujuan utama dari pengembangan konsep adalah memastikan bahwa ide dasar yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan dan ekspektasi klien serta dapat menarik perhatian audiens yang dituju.

Setelah ide dasar terbentuk, tim kreatif mulai mengembangkan konsep tersebut menjadi lebih konkret. Ini termasuk pembuatan storyboard, yaitu sketsa visual yang menggambarkan alur cerita atau struktur konten secara keseluruhan. Storyboard ini berfungsi sebagai panduan visual bagi seluruh tim produksi dalam memahami bagaimana setiap adegan akan terlihat dan bagaimana pesan akan disampaikan. Selain itu, tim juga merancang elemen-elemen penting lainnya seperti mood board yang menggambarkan nuansa atau suasana yang ingin dicapai, serta merencanakan penggunaan elemen visual dan audio yang akan digunakan dalam produksi.

Komunikasi antara Production House dan klien sangat penting selama tahap pengembangan konsep. Tim kreatif harus memastikan bahwa setiap ide yang diusulkan telah disetujui oleh klien sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya. Pertemuan berkala dan presentasi konsep membantu klien memberikan masukan dan memastikan bahwa konsep yang dikembangkan benar-benar mencerminkan visi mereka. Pengembangan konsep yang matang dan terstruktur menjadi landasan utama bagi kesuksesan proyek produksi, memastikan bahwa hasil akhir akan sesuai dengan harapan dan efektif dalam mencapai tujuan komunikasi yang diinginkan.

2. Pra-produksi

Pra-produksi adalah fase penting dalam proses produksi yang dilakukan oleh Production House setelah konsep dasar telah disetujui oleh klien. Pada tahap ini, segala persiapan untuk produksi dilakukan secara detail dan menyeluruh untuk memastikan kelancaran proses syuting dan pasca-produksi nantinya. Langkah pertama dalam pra-produksi biasanya adalah penulisan naskah atau script. Naskah ini berfungsi sebagai panduan yang mendetailkan dialog, aksi, dan instruksi visual yang akan diambil. Selain itu, tim kreatif juga mengembangkan storyboard yang lebih rinci berdasarkan naskah untuk memberikan gambaran visual yang jelas tentang setiap adegan.

Selain naskah dan storyboard, casting juga merupakan bagian krusial dari pra-produksi. Proses ini melibatkan pemilihan aktor dan aktris yang akan memainkan peran dalam proyek tersebut. Pemilihan talent yang tepat sangat penting untuk memastikan karakter yang diinginkan dapat dihidupkan dengan baik. Selain casting, pra-produksi juga melibatkan scouting lokasi, yaitu mencari dan memilih lokasi syuting yang sesuai dengan kebutuhan naskah. Tim produksi akan mengevaluasi berbagai lokasi potensial untuk memastikan bahwa mereka dapat mendukung visi kreatif dan logistik dari produksi.

Selama pra-produksi, berbagai aspek teknis juga harus dipersiapkan dengan matang. Ini termasuk penyusunan jadwal produksi yang detail, pengaturan anggaran, serta koordinasi dengan berbagai departemen seperti tata cahaya, tata suara, dan properti. Tim produksi juga perlu memastikan bahwa semua peralatan yang diperlukan, seperti kamera, lampu, dan mikrofon, tersedia dan berfungsi dengan baik. Persiapan yang matang di tahap pra-produksi sangat penting untuk meminimalkan masalah yang mungkin timbul selama syuting dan untuk memastikan bahwa produksi dapat berjalan dengan efisien dan sesuai rencana.

3. Produksi

Produksi adalah tahap di mana konsep dan persiapan yang telah dilakukan dalam fase pra-produksi diwujudkan menjadi konten visual nyata. Pada tahap ini, pengambilan gambar atau syuting dilakukan sesuai dengan naskah dan storyboard yang telah disusun. Tim produksi, yang terdiri dari sutradara, kameramen, teknisi cahaya, teknisi suara, dan kru lainnya, bekerja sama di lokasi syuting untuk merekam setiap adegan. Sutradara bertanggung jawab mengarahkan para aktor dan memastikan bahwa setiap adegan diambil sesuai dengan visi kreatif yang telah disepakati.

Selama produksi, manajemen waktu sangat krusial. Setiap adegan harus direkam sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan untuk menghindari penundaan dan pembengkakan biaya. Koordinasi antar departemen sangat penting untuk memastikan semua elemen teknis berjalan lancar. Teknisi cahaya dan suara, misalnya, harus bekerja sinkron dengan kameramen untuk mendapatkan kualitas gambar dan audio yang optimal. Peralatan seperti kamera, lampu, mikrofon, dan alat perekam lainnya harus dalam kondisi baik dan digunakan dengan benar untuk menghasilkan footage yang berkualitas tinggi.

Proses produksi juga melibatkan pemecahan masalah secara real-time. Masalah teknis, perubahan cuaca, atau kendala lain yang tidak terduga bisa muncul selama syuting, dan tim produksi harus siap untuk beradaptasi dan menemukan solusi cepat. Kreativitas dan fleksibilitas menjadi kunci untuk mengatasi hambatan-hambatan tersebut. Setelah semua adegan direkam sesuai dengan rencana, tim produksi mengumpulkan semua footage yang akan digunakan dalam tahap pasca-produksi untuk disunting dan diberi sentuhan akhir. Keberhasilan tahap produksi sangat bergantung pada persiapan yang matang dan kerjasama yang solid di antara seluruh anggota tim.

4. Pasca-produksi

Pasca-produksi adalah tahap di mana semua rekaman yang diambil selama produksi disunting dan dirakit menjadi produk akhir yang siap dipublikasikan. Proses ini dimulai dengan pengumpulan dan pengorganisasian semua footage yang telah direkam. Editor video kemudian mulai menyusun adegan sesuai dengan naskah dan storyboard, memastikan alur cerita yang kohesif dan menarik. Pada tahap ini, editor bekerja dengan software editing untuk memotong, menyusun, dan menyelaraskan klip-klip video, serta menambahkan transisi untuk memperhalus perpindahan antar adegan.

Selain penyuntingan gambar, pasca-produksi juga melibatkan penambahan efek visual (visual effects atau VFX) dan animasi jika diperlukan. Tim VFX bekerja untuk menciptakan efek khusus yang tidak dapat dihasilkan selama produksi, seperti ledakan, perubahan latar belakang, atau elemen grafis lainnya yang memperkaya visual konten. Animasi juga bisa ditambahkan untuk menjelaskan konsep-konsep tertentu atau untuk membuat elemen visual lebih menarik. Semua ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas visual dan daya tarik konten.

Aspek audio juga menjadi fokus penting dalam pasca-produksi. Sound design, yang mencakup penambahan suara latar, dialog tambahan (ADR), efek suara, dan musik, dilakukan untuk memperkaya pengalaman audio visual. Mixing dan mastering audio memastikan bahwa semua elemen suara berada pada tingkat volume yang tepat dan harmonis. Tahap akhir dari pasca-produksi adalah color grading, yaitu proses penyesuaian warna untuk memberikan tampilan visual yang konsisten dan menarik sesuai dengan mood yang diinginkan. Setelah semua elemen ini digabungkan dan disempurnakan, hasil akhir disajikan kepada klien untuk persetujuan sebelum dipublikasikan.

5. Distribusi

Distribusi adalah tahap akhir dalam proses produksi di mana konten yang telah selesai diproduksi dan diedit didistribusikan kepada audiens target melalui berbagai saluran media. Production House bertanggung jawab memastikan bahwa konten yang telah dibuat dapat menjangkau audiens yang tepat dan memenuhi tujuan komunikasi yang telah ditetapkan oleh klien. Distribusi ini bisa dilakukan melalui berbagai platform, seperti televisi, bioskop, media sosial, YouTube, situs web, dan platform streaming lainnya.

Dalam proses distribusi, Production House bekerja sama dengan distributor atau platform untuk menentukan strategi terbaik dalam menyebarluaskan konten. Ini melibatkan penjadwalan tayangan, pemilihan platform yang paling efektif, dan optimasi konten untuk setiap platform yang dipilih. Misalnya, konten untuk media sosial mungkin memerlukan potongan atau versi singkat yang dapat menarik perhatian dengan cepat, sementara film atau dokumenter panjang mungkin lebih cocok untuk distribusi di bioskop atau platform streaming. Strategi distribusi yang baik akan mempertimbangkan demografi audiens, kebiasaan konsumsi media, dan tren pasar untuk memastikan konten mencapai dampak maksimal.

Selain itu, Production House juga mengelola aspek teknis dari distribusi, seperti format file dan kualitas tayangan. Konten harus dikonversi ke format yang sesuai untuk setiap platform distribusi, memastikan kualitas audio dan visual tetap tinggi saat ditayangkan. Production House juga memonitor kinerja konten setelah distribusi, menggunakan analitik dan feedback untuk menilai efektivitas kampanye distribusi dan memberikan laporan kepada klien. Monitoring ini membantu mengidentifikasi area yang bisa diperbaiki dan strategi yang sukses untuk proyek-proyek di masa depan.

6. Pemasaran

Pemasaran adalah salah satu tugas penting Production House yang bertujuan untuk memastikan bahwa konten yang diproduksi dapat mencapai audiens yang tepat dan menghasilkan dampak yang diinginkan. Dalam tahap ini, Production House bekerja sama dengan tim pemasaran untuk merancang strategi promosi yang efektif. Strategi ini bisa mencakup berbagai pendekatan, seperti kampanye media sosial, iklan digital, dan penggunaan influencer untuk memperluas jangkauan konten. Tujuannya adalah untuk menciptakan buzz dan meningkatkan visibilitas konten di mata audiens target.

Tim pemasaran dari Production House akan membuat berbagai materi promosi yang mendukung distribusi konten, seperti teaser, trailer, poster, dan grafis promosi lainnya. Mereka juga merancang kampanye iklan yang sesuai dengan karakteristik platform distribusi yang dipilih. Misalnya, untuk kampanye media sosial, tim akan membuat konten yang singkat, menarik, dan mudah dibagikan. Selain itu, mereka juga dapat menggunakan teknik SEO (Search Engine Optimization) untuk meningkatkan visibilitas konten di mesin pencari, sehingga lebih mudah ditemukan oleh audiens yang relevan.

Hal yang Brand Harus Tahu Agar Gak Salah Pilih Production House

Sebelum memilih production house terbaik, ada beberapa hal yang perlu Anda lakukan agar Anda tidak salah pilih production house untuk brand Anda. Berikut beberapa hal yang kami maksudkan:

Digital Agency Marketing

1. Portofolio

Portofolio adalah salah satu faktor paling penting yang harus dipertimbangkan oleh sebuah brand saat memilih Production House. Portofolio merupakan kumpulan karya atau proyek yang telah diselesaikan oleh Production House tersebut. Dengan melihat portofolio, Anda bisa mendapatkan gambaran tentang kualitas dan gaya kerja mereka. Ini adalah langkah pertama untuk menilai apakah Production House tersebut memiliki kemampuan dan pengalaman yang sesuai dengan kebutuhan dan ekspektasi Anda.

Dalam portofolio, Anda akan menemukan berbagai contoh video, film, iklan, atau proyek animasi yang pernah mereka kerjakan. Perhatikan dengan cermat aspek-aspek seperti keahlian teknis, kreativitas, dan konsistensi kualitas di setiap proyek. Misalnya, apakah video yang mereka hasilkan memiliki alur cerita yang kuat? Apakah visual dan audionya berkualitas tinggi? Selain itu, lihat juga apakah Production House tersebut pernah mengerjakan proyek yang mirip dengan yang Anda butuhkan. Pengalaman dalam genre atau format yang sama akan meningkatkan kemungkinan mereka dapat memenuhi kebutuhan Anda dengan baik.

Selain menilai kualitas visual dan teknis, portofolio juga bisa memberikan insight tentang fleksibilitas dan kemampuan Production House dalam menangani berbagai jenis klien dan proyek. Misalnya, apakah mereka hanya fokus pada iklan komersial, atau juga berpengalaman dalam membuat dokumenter, konten media sosial, atau video musik? Keragaman dalam portofolio menunjukkan bahwa Production House mampu beradaptasi dengan berbagai permintaan dan tantangan. Pastikan Anda memilih Production House yang portofolionya menunjukkan keberhasilan dalam proyek-proyek serupa dengan apa yang Anda inginkan, sehingga Anda bisa lebih yakin mereka dapat memenuhi ekspektasi Anda.

2. Reputasi

Reputasi adalah faktor penting lainnya yang harus dipertimbangkan oleh sebuah brand saat memilih Production House. Reputasi mencakup bagaimana Production House dilihat oleh klien sebelumnya, rekan kerja, dan industri secara umum. Sebuah Production House dengan reputasi baik cenderung memiliki catatan yang solid dalam memberikan pelayanan yang berkualitas, menjaga profesionalisme, dan menghasilkan hasil akhir yang memuaskan. Untuk menilai reputasi sebuah Production House, Anda dapat mencari testimoni atau ulasan dari klien sebelumnya, serta melihat seberapa sering mereka mendapatkan penghargaan atau rekomendasi dari organisasi industri.

Reputasi juga mencakup aspek keandalan dan kemampuan Production House untuk menyelesaikan proyek tepat waktu dan dalam anggaran yang telah ditentukan. Production House yang memiliki reputasi baik biasanya dapat bekerja secara efisien dan mengelola proyek dengan baik, sehingga mengurangi risiko untuk terjadi keterlambatan atau biaya tambahan yang tidak terduga. Selain itu, mereka juga cenderung lebih transparan dalam komunikasi dan proses kerja, menjaga klien tetap terinformasi dan terlibat selama seluruh proses produksi.

Memeriksa reputasi Production House juga membantu Anda mengevaluasi sejauh mana mereka mematuhi standar etika dan nilai profesional dalam industri. Production House yang memiliki reputasi baik umumnya akan menerapkan praktik-praktik terbaik dalam bidang kreatif, produksi, dan pemasaran. Mereka juga akan mengutamakan kepuasan klien dan berkomitmen untuk memberikan hasil yang tidak hanya berkualitas tinggi tetapi juga sesuai dengan visi dan tujuan brand Anda. Oleh karena itu, menjaga reputasi merupakan aspek yang sangat penting bagi sebuah Production House dan harus menjadi pertimbangan utama saat Anda memilih mitra produksi untuk proyek Anda.

3. Testimoni Klien

Salah satu hal yang penting untuk dipertimbangkan oleh sebuah brand ketika memilih Production House adalah testimoni klien yang sebelumnya pernah bekerja sama dengan Production House tersebut. Testimoni ini memberikan pandangan langsung dari sudut pandang klien yang sudah berinteraksi langsung dengan Production House dalam proyek-produk mereka. Testimoni klien dapat memberikan informasi berharga tentang pengalaman kerja sama mereka, mulai dari kualitas hasil akhir, proses kerja, hingga kepuasan mereka terhadap pelayanan yang diberikan.

Dengan melihat testimoni klien, brand dapat mengevaluasi seberapa baik Production House tersebut dalam menjaga komunikasi, responsif terhadap masukan klien, dan kemampuan mereka dalam menangani tantangan yang mungkin timbul selama proses produksi. Testimoni klien juga dapat memberikan gambaran tentang seberapa konsisten Production House dalam memenuhi deadline, mengelola anggaran, dan menghasilkan konten yang sesuai dengan visi dan tujuan brand. Ini adalah aspek penting untuk memastikan bahwa brand dapat bekerja sama dengan mitra produksi yang dapat diandalkan dan dapat memenuhi ekspektasi mereka.

Selain itu, testimoni klien juga dapat memberikan wawasan tentang kekuatan kreatif dan inovatif Production House dalam menciptakan konten yang unik dan berbeda. Melalui cerita dan pengalaman klien sebelumnya, brand dapat memperoleh pemahaman lebih dalam tentang gaya kerja dan pendekatan kreatif Production House tersebut. Testimoni yang positif dari klien sebelumnya dapat memberikan keyakinan tambahan bahwa Production House tersebut memiliki kemampuan untuk menghasilkan hasil akhir yang memuaskan dan efektif dalam mencapai tujuan pemasaran atau komunikasi yang ditetapkan.

4. Harga

Salah satu hal yang harus dipertimbangkan secara hati-hati oleh sebuah brand saat memilih Production House adalah aspek harga atau biaya yang akan dikeluarkan untuk proyek produksi. Harga tidak hanya mencakup biaya langsung untuk produksi konten, tetapi juga aspek lain seperti biaya tambahan, pengeluaran terkait seperti transportasi, akomodasi, dan biaya teknis lainnya. Penting untuk memastikan bahwa biaya yang ditawarkan oleh Production House seimbang dengan nilai dan kualitas yang mereka tawarkan.

Saat menilai harga dari berbagai Production House, brand perlu memperhitungkan aspek-aspek penting seperti spesifikasi proyek, kompleksitas produksi, dan tingkat keahlian yang diperlukan. Harga yang terlalu murah mungkin menunjukkan kualitas yang kurang atau kurangnya pengalaman dari Production House tersebut. Di sisi lain, harga yang terlalu tinggi mungkin tidak sesuai dengan anggaran yang telah ditetapkan. Oleh karena itu, penting untuk melakukan perbandingan harga antara beberapa Production House dan memastikan bahwa Anda memilih yang menawarkan nilai terbaik sesuai dengan kebutuhan dan tujuan proyek Anda.

Selain itu, transparansi dalam penawaran harga juga sangat penting. Production House yang baik akan memberikan estimasi biaya yang jelas dan rinci, termasuk rincian tentang apa yang termasuk dalam biaya tersebut dan apa yang mungkin menjadi biaya tambahan. Ini membantu brand untuk mengelola ekspektasi mereka dan memastikan bahwa tidak ada kejutan yang tidak diinginkan terkait dengan biaya selama proses produksi. Komunikasi terbuka tentang harga juga membantu membangun kepercayaan antara brand dan Production House, memastikan kerjasama yang lebih baik dan hasil yang memuaskan.

Memilih Production House yang tepat adalah investasi jangka panjang bagi brand Anda. Oleh karena itu, lakukan riset mendalam dan jangan terburu-buru dalam mengambil keputusan.

Jasa Production House Bithour Production

Bithour Production sendiri adalah salah satu Production House terkemuka di Indonesia yang menawarkan berbagai jasa produksi konten visual. Dengan tim profesional yang berpengalaman, Bithour Production siap membantu brand Anda menciptakan konten yang menarik dan berkualitas.

Kami menawarkan layanan mulai dari pengembangan konsep, pra-produksi, produksi, hingga pasca-produksi. Selain itu, kami juga menyediakan layanan distribusi dan pemasaran untuk memastikan konten Anda dapat menjangkau audiens yang lebih luas. Dengan komitmen terhadap kualitas dan kepuasan klien, Bithour Production menjadi pilihan tepat bagi Anda yang ingin meningkatkan branding melalui konten visual.

Anda tertarik? Jangan ragu untuk hubungi kami sekarang juga di sini! Selain itu, Anda juga bisa temukan rahasia sukses strategi marketing dari brand ternama di Instagram FBTV. Klik untuk Mulai Cari Tahu!

Digital Agency Marketing
What’s your Reaction?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
Production House salah pilih production house strategi Production House tugas production house
By Adil

Saya seorang mahasiswa Ilmu Komunikasi yang sedang mendalami bidang digital marketing, serta memiliki keahlian dalam menulis berbagai berbagai jenis konten di berbagai media sosial

Give us your Reaction!

book

Brands in 2024 (How to Ride the HottesT Trend)

Bikin campaign sampai burn out? Kelas ini jawaban buat lo! Speaker yang expert as BM dengan pengalaman 7 tahun di 3 idustri berbeda. Dapatkan diskon 50% yang akan kita kirim ke email lo (Free 3 pdf marketing hacks)