Iklan Pepsodent Siwak Sukses Menarik Perhatian Terhadap Brand Tersebut, Berikut 5 Alasannya

Iklan Pepsodent Siwak Sukses Menarik Perhatian Terhadap Brand Tersebut, Berikut 5 Alasannya

15 min to read

Mar-18-2023

Adil

Dalam dunia bisnis, promosi menjadi hal yang sangat penting untuk meningkatkan kesadaran konsumen terhadap sebuah merek atau brand. Salah satu bentuk promosi yang sering digunakan adalah iklan. Iklan memiliki peran yang sangat penting dalam mempengaruhi perilaku konsumen dalam memilih produk atau jasa yang akan dibeli.

Pepsodent merupakan salah satu merek pasta gigi yang telah meraih kesuksesan dalam promosinya melalui iklan. Iklan Pepsodent untuk varian Siwak saja telah berhasil menarik perhatian konsumen dan membuatnya menjadi salah satu merek pasta gigi yang cukup populer di Indonesia saat ini.

Oleh karena itu, dalam artikel ini kami akan membahasa mengenai 5 alasan mengapa iklan Pepsodent Siwak sukses menarik perhatian konsumen dan meningkatkan kesadaran terhadap merek tersebut. Jika Anda tertarik untuk mengetahui bagaimana pembahasannya, mari simak baik-baik artikel berikut ini.

Apa Itu Pepsodent Siwak

Iklan Pepsodent Siwak Sukses Menarik Perhatian Terhadap Brand Tersebut, Berikut 5 Alasannya

Pepsodent Siwak adalah produk pasta gigi dari perusahaan Unilever yang mengandung bahan aktif dari kayu siwak atau miswak yang telah digunakan selama berabad-abad oleh masyarakat Timur Tengah dan Asia Selatan sebagai alat pembersih gigi alami. Kayu siwak mengandung senyawa alami seperti silica, kalsium, dan fosfat yang dapat membantu membersihkan gigi dan melindungi gigi dari kerusakan. Pepsodent Siwak juga mengandung fluoride yang berfungsi untuk mencegah kerusakan gigi dan melindungi gigi dari plak dan bakteri penyebab gigi berlubang.

Dengan bahan aktif dari kayu siwak yang telah terbukti khasiatnya, Pepsodent Siwak diharapkan dapat membantu menjaga kesehatan gigi dan gusi konsumen dengan cara yang alami dan efektif. Selain itu, produk Pepsodent Siwak juga memiliki aroma yang segar dan menyegarkan mulut setelah digunakan, sehingga dapat meningkatkan rasa percaya diri pengguna dalam beraktivitas sehari-hari.

Analisis Strategi Iklan Pepsodent Siwak

Setelah mengatahui apa itu pepsodent siwak, berikut ini kami telah melakukan analisis strategi dari Iklan Pepsodent siwak.

Sumber: youtube/@tanyapepsodent881

1. Menggunakan Islamic Marketing Strategy

Menurut literatur yang kami peroleh, Islamic Marketing adalah suatu disiplin dalam bisnis strategis yang mengarahkan proses penciptaan, penawaran dan perubahan value dari inisiator kepada stakeholder nya yang dalam keseluruhannya merupakan sebuah proses yang disesuaikan dengan akad serta ketentuan-ketentuan muamalah dalam islam (Ramadhani, 2018).

Melalui penjelasan diatas, dapat diambil sebuah kesimpulan sederhana bahwasanya Islamic Marketing merupakan sebuah tindakan dalam strategi bisnis yang seluruh elemennya disesuaikan dengan ketentuan muamalah dalam islam. Hal ini pun diketahui sebagai salah satu strategi marketing yang sangat ampus untuk menarik perhatian masyarakat, khusunya masyarakat Indonesia yang mayoritas memeluk agama islam.

Oleh sebab itu, Pepsodent memanfaatkan strategi ini dengan meluncurkan varian produk pasta gigi baru dengan kandungan siwak didalamnya. Hal ini dinilai sebagai pendekatan yang sangat strategis untuk dilakukan, sebab masayarkat Indonesia umumnya memiliki ketertarikan yang cukup besar terhadap produk-produk yang memiliki atau disesuaikan dengan unsur islam didalamnya.

2. View Market Universally (Segmentation)

View Market Universally atau Segmentasi merupakan sebuah seni memanfaatkan dan mengidentifikasi bagaimana peluang di pasar. Segmentasi dapat dijadikan sebuah pengetahuan dalam melihat pasar didasarkan pada variabel-variabel yang berkembang di masyarakat. Secara sederhana, dapat dikatakan bahwa segmentasi merupakan sebuah teknik khusus untuk mengetahui dan memanfaatkan peluang yang ada di pasar.

Dengan melakukan segmentasi sebuah brand dapat melihat peluang atau potensi berhasilnya suatu produk jika diluncurkan di pasaran. Hal inilah yang juga dilakukan oleh brand Pepsodent, dimana mereka melihat peluang besar dalam meluncurkan produk pasta gigi dengan kandungan siwak yang masih dapat dikatakan sepi persaingan.

Walaupun perlu diakui bahwa Pepsodent bukanlah yang pertama kali meluncurkan produk pasta gigi dengan kandungan Siwak. Namun untuk sebuah brand besar yang sudah terkenal dengan produk pasta giginya, Pepsodent merupakan brand atau merek yang pertama kali meluncurkan produk dalam kategori tersebut.

Tidak cuma itu, untuk makin meyakinkan para konsumen terhadap produk pasta gigi siwak, Pepsodent juga mengkombinasikan kandungan siwak yang ada dalam pasta gigi mereka dengan mint didalamnya. Melalui hal tersebut konsumen nantinya dapat secara tidak langsung mulai merasa yakin bahwa produk pasta gigi dengan kandungan siwak yang dimiliki Pepsodent dapat memberikan sesuatu yang jauh lebih baik daripada hanya sebuah produk pasta gigi dengan kandungan siwak biasa.

3. Targeting Konsumen yang Baik

Targeting merupakan sebuah strategi dalam mengalokasikan sumber daya perusahaan dengan efektif, dikarenakan adanya keterbatasan sumber daya yang dimiliki. Atau secara sederhana dapat dikatakan bahwa targeting adalah sebuah strategi untuk mengalokasikan sumber daya yang dimiliki oleh sebuah perusahaan dengan se-efektif mungkin.

Dalam hal Pepsodent siwak, melalui beberapa poin analisis strategi marketing iklan Pepsodent diatas, Anda dapat mengetahui bahwa targeting yang dilakukan oleh brand Pepsodent dapat dikatakan sangat baik. Sebab melihat dari peluncuran produk Pepsodent siwak di tengah masyarakat Indonesia, Pepsodent artinya paham bahwasanya Indonesia merupakan negara yang cenderung menganut ajaran ketimuran serta memiliki ketertarikan dan kebutuhan terhadap produk-produk yang sesuai dengan ajaran mereka.

Selain itu, penggunaan Iklan dengan tema ketimuran dalam mempromosikan produk Pepsodent siwak juga sangat relevan dengan produk dan dapat mendukung strategi iklan Pepsondet siwak untuk menarik perhatian konsumen target yang sesuai untuk produk mereka. Sedangkan disisi lain, hal ini juga menjadi bukti bahwasanya target konsumen untuk produk tersebut merupakan suatu kelompok orang yang memang tertarik terhadap produk-produk yang mengandung unsur ketimuran.

4. Differ Yourself with a Good Package of Content and Context (Differentiation)

Diferensiasi diartikan suatu tindakan untuk merancang beberapa perbedaan yang memiliki makna dalam tawaran perusahaan. Akan tetapi, penawaran ini tidak hanya janji-janji saja, melainkan didukung dengan kenyataan yang sesuai. Secara sederhana dapat diartikam bahwa difrensiasi adalah sebuah tindakan untuk membuat perbedaan dalam penawaran perusahaan.

Dalam hal nya Pepsodent siwak, untuk membuat perbedaan Pepsodent menambahkan kandungan mint pada produk mereka untuk varian tersebut. Hal inilah yang menjadi pembeda utama antara pasta gigi siwak Pepsodent dengan pasta gigi siwak lainnya yang hanya mengandalkan kanduangan siwak saja pada produk mereka.

5. Penambahan Logo Instansi Resmi

Poin terakhir dalam analisis iklan Pepsodent siwak yang ada dalam artikel ini adalah penambahan logo instansi resmi. Dimana Anda dapat melihat dalam iklan Pepsodent siwak mereka menambahkan logo “halal” yang berasal Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama.

Berbeda dengan iklan Pepsodent lainnya, dalam iklan Pepsodent siwak ini mereka sengaja menampilkan logo halal tersebut dengan jelas pada iklan mereka. Hal ini sepertinya dibuat untuk menambah keyakinan konsumen bahwasanya produk mereka memang sudah tervalidasi sebagai produk yang memang sudah sesuai standar untuk memenuhi semua aspek yang diinginkan oleh produk dari kelompok timur.

Melalui beberapa analisis yang telah kami sebutkan diatas, Pepsodent dapat dikatakan berhasil untuk menarik perhatian banyak orang terhadap brand mereka. Hal ini juga secara tidak langsung dapat membangun citra positif yang dimiliki oleh brand tersebut.

Sebab, dengan mengetahui keinginan target konsumen mereka khususnya di Indonesia yang memiliki minat tinggi terhadap produk khas ketimuran, maka Pepsodent dapat dikenal sebagai brand yang memang peduli terhadap konsumen mereka dan selalu memperhatikan keinginan konsumen mereka. Hal ini akhirnya secara tidak langsung membuat iklan Pepsodent menjadi sarana penghubung antara brand dan konsumen secara lebih personal sehingga nantinya dapat membuat konsumen dari Pepsodent makin loyal teradap brand tersebut.

Cara Membuat Iklan yang Menarik Perhatian

Iklan Pepsodent Siwak Sukses Menarik Perhatian Terhadap Brand Tersebut, Berikut 5 Alasannya

Setelah mempelajari iklan Pepsodent dan mengapa mereka mampu menarik perhatian konsumen terhadap produk mereka melalui iklan. Berikut ini ada beberapa cara yang telah kami rangkum untuk membuat iklan yang dapat menarik perhatian.

1. Menggunakan Kata-Kata yang Kreatif dan Memikat

Cara pertama untuk membuat iklan yang menarik perhatian adalah menggunakan kata-kata yang kreatif dan memikat. Ini sangat penting untuk menarik perhatian konsumen karena kata-kata yang digunakan dapat membangkitkan rasa ingin tahu dan daya tarik pada konsumen.

Kata-kata yang kreatif dan memikat dapat dihasilkan dengan cara memilih kata-kata yang memiliki keunikan atau kata-kata yang tidak biasa, seperti menggunakan kalimat yang berbeda atau menggabungkan kata-kata yang tidak biasa. Misalnya, perusahaan makanan cepat saji McDonald’s menggunakan slogan “I’m lovin’ it” yang memiliki gaya bahasa yang santai dan mudah diingat.

Selain itu, kata-kata yang kreatif dan memikat juga dapat dihasilkan dengan cara menggunakan kata-kata yang memiliki daya tarik emosional atau mengandung janji manfaat yang besar bagi konsumen. Misalnya, slogan “Think Different” dari Apple memicu rasa ingin tahu dan memberikan janji manfaat untuk menjadi berbeda dan kreatif.

Dalam membuat iklan, penting juga untuk memilih kata-kata yang sesuai dengan merek dan produk atau jasa yang dipasarkan. Kata-kata yang tidak sesuai dapat menghasilkan pesan yang salah atau menyebabkan kesalahpahaman pada konsumen. Oleh karena itu, pemilihan kata-kata yang tepat dan kreatif sangat penting untuk membuat iklan yang menarik perhatian dan efektif dalam mempromosikan produk atau jasa.

2. Gunakan Gambar atau Visual yang Menarik

Visual yang menarik dan sesuai dengan produk atau jasa yang dipasarkan dapat membantu memperjelas pesan yang ingin disampaikan pada konsumen, dan membuat iklan lebih mudah diingat dan diidentifikasi.

Pemilihan visual yang tepat juga dapat membangkitkan emosi pada konsumen dan membuat iklan lebih menarik. Misalnya, dalam iklan produk kecantikan, pemilihan visual yang menampilkan wajah yang cantik atau kulit yang bersinar dapat membantu menarik perhatian konsumen yang ingin terlihat cantik dan memikat. Atau dalam halnya iklan Pepsodent siwak, mereka menampilkan tokoh dengan pancaran gigi putih bersinar yang mana akan membuat orang-orang makin tertarik.

Selain itu, dengan adanya perkembangan teknologi dan media sosial, iklan visual yang menarik seperti foto atau video dapat dengan mudah disebarkan dan menjadi viral, sehingga dapat meningkatkan jumlah konsumen yang tertarik pada produk atau jasa yang dipasarkan.

Namun, perlu diingat bahwa penggunaan visual yang berlebihan atau tidak sesuai dengan produk atau jasa yang dipasarkan dapat membingungkan konsumen dan membuat iklan menjadi tidak efektif. Oleh karena itu, pemilihan visual yang tepat dan relevan dengan produk atau jasa yang dipasarkan menjadi hal yang penting dalam membuat iklan yang menarik perhatian.

3. Memiliki Pesan yang Jelas dan Mudah Dipahami

Cara berikutnya yang dapat Anda lakukan dalam membuat iklan yang menarik perhatian adalah memiliki pesan yang jelas dan mudah dipahami. Pesan yang jelas dan mudah dipahami sangat penting dalam iklan karena akan memudahkan konsumen untuk memahami produk atau jasa yang ditawarkan dan memutuskan untuk melakukan pembelian.

Sebuah iklan yang memiliki pesan yang tidak jelas atau sulit dipahami oleh konsumen dapat membuat konsumen merasa bingung atau kehilangan minat untuk memperhatikan iklan tersebut. Oleh karena itu, pesan yang disampaikan dalam iklan harus disampaikan secara sederhana dan mudah dipahami oleh konsumen.

Selain itu, pesan yang jelas dan mudah dipahami juga dapat membantu konsumen untuk mengingat produk atau jasa yang ditawarkan. Dalam iklan yang efektif, pesan yang disampaikan harus dapat membangkitkan minat dan keinginan konsumen untuk membeli produk atau jasa tersebut.

Dalam mengembangkan pesan iklan, perusahaan harus memperhatikan keunikan produk atau jasa yang ditawarkan dan menonjolkan manfaat atau keuntungan yang dapat diperoleh oleh konsumen dengan menggunakan produk atau jasa tersebut. Pesan iklan juga harus sesuai dengan nilai dan citra merek yang ingin dibangun oleh perusahaan, sehingga pesan tersebut dapat membantu memperkuat citra merek dan meningkatkan kepercayaan konsumen pada produk atau jasa yang ditawarkan.

4. Menciptakan Emosi Pada Konsumen

Cara keempat untuk membuat iklan yang menarik perhatin pelanggan adalah dengan menciptaikan emosi pada konsumen.

Pada poin ini menjelaskan bahwa sebuah iklan yang dapat menciptakan emosi pada konsumen dapat membantu menarik perhatian dan memengaruhi keputusan pembelian mereka. Emosi yang muncul pada konsumen bisa berupa emosi positif, seperti rasa senang, bangga, atau sukacita, atau emosi negatif, seperti rasa sedih, takut, atau marah.

Penciptaan emosi pada iklan dapat dilakukan melalui berbagai cara, seperti melalui penggunaan musik yang menyentuh hati, penggunaan narasi yang menginspirasi, atau penggunaan visual yang menggugah perasaan. Misalnya, sebuah iklan produk perawatan rambut yang menunjukkan seorang perempuan yang awalnya merasa kurang percaya diri karena rambutnya yang kusut, tetapi setelah menggunakan produk tersebut ia menjadi percaya diri dan bahagia. Iklan tersebut dapat menciptakan emosi positif pada konsumen dan membuat mereka merasa tertarik untuk menggunakan produk tersebut.

Penciptaan emosi pada iklan juga dapat dilakukan dengan memperlihatkan situasi atau masalah yang dihadapi konsumen sehari-hari, sehingga konsumen dapat merasa terhubung dengan iklan dan merasa bahwa produk atau jasa yang ditawarkan dapat membantu mereka memecahkan masalah tersebut.

Dengan menciptakan emosi pada iklan, perusahaan dapat membantu menarik perhatian konsumen dan membuat mereka terhubung dengan produk atau jasa yang ditawarkan, sehingga dapat meningkatkan kepercayaan dan kemungkinan konsumen untuk melakukan pembelian.

5. Menggunakan Humor

Menggunakan humor dalam iklan dapat menjadi strategi yang efektif untuk menarik perhatian konsumen dan mempromosikan produk atau jasa yang diiklankan. Humor dapat menciptakan kesan yang menyenangkan pada konsumen dan membuat iklan tersebut lebih mudah diingat. Selain itu, iklan yang menggunakan humor juga dapat membuat konsumen merasa terhubung dengan merek atau produk yang diiklankan dan meningkatkan kepercayaan mereka terhadap merek tersebut.

Namun, penggunaan humor dalam iklan harus dilakukan dengan hati-hati. Humor yang tidak tepat atau terlalu kasar dapat merusak citra merek dan memicu reaksi negatif dari konsumen. Oleh karena itu, perusahaan perlu mempertimbangkan audience mereka dan memastikan bahwa humor yang digunakan sesuai dengan nilai-nilai merek mereka dan tidak menyinggung kelompok tertentu.

Contoh penggunaan humor dalam iklan adalah iklan-iklan dari merek-merek seperti Coca Cola dan Skittles. Iklan Coca Cola yang menggunakan tagline “Taste the Feeling” dapat membuat konsumen merasa terhubung dengan merek tersebut dan mengalami sensasi yang menyenangkan saat meminum Coca Cola.

Dengan demikian, penggunaan humor dalam iklan dapat menjadi strategi yang efektif untuk menarik perhatian konsumen dan membangun citra merek yang positif. Namun, perusahaan perlu memperhatikan konteks dan memastikan bahwa humor yang digunakan tidak melanggar etika atau membuat konsumen merasa tersinggung.

6. Memperhatikan Target Pasar

Poin berikutnya adalah memperhatikan target pasar, yang mana dalam hal Ini menjelaskan bahwa dalam membuat iklan perusahaan harus mempertimbangkan siapa target pasar yang ingin mereka capai. Dalam hal ini, perusahaan perlu memahami karakteristik dan preferensi konsumen yang dituju, sehingga iklan yang dibuat dapat lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan mereka.

Contohnya, jika produk yang dipasarkan adalah produk untuk anak-anak, maka perusahaan dapat menggunakan visual yang berwarna-warni dan cerah untuk menarik perhatian anak-anak. Sedangkan jika target pasarnya adalah orang dewasa, maka iklan yang dibuat perlu mengandung informasi yang relevan dan menarik bagi orang dewasa, serta memiliki pesan yang jelas dan mudah dipahami oleh mereka.

Dalam hal ini, perusahaan perlu melakukan riset pasar untuk memahami karakteristik dan preferensi target pasar mereka. Perusahaan dapat melakukan survei, wawancara, atau focus group discussion (FGD) dengan konsumen potensial untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang target pasar mereka.

Dengan memperhatikan target pasar yang dituju, perusahaan dapat membuat iklan yang lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan konsumen, sehingga dapat meningkatkan kesuksesan kampanye pemasaran mereka.

7. Menawarkan Keunikan Produk atau Jasa

Menawarkan keunikan produk atau jasa” dalam pembuatan iklan bertujuan untuk menonjolkan keunikan dan kelebihan yang dimiliki oleh produk atau jasa yang dipasarkan. Dalam hal ini, perusahaan perlu mempertimbangkan faktor-faktor yang membuat produk atau jasa yang mereka tawarkan berbeda dan lebih menarik dibandingkan dengan produk atau jasa sejenis yang sudah ada di pasaran.

Dalam mengemas iklan, perusahaan dapat menyoroti keunggulan dan keunikan dari produk atau jasa yang mereka tawarkan, sehingga dapat menarik perhatian konsumen yang mencari sesuatu yang berbeda dan lebih menarik dari yang sudah ada di pasaran. Keunikan produk atau jasa tersebut dapat berupa kualitas yang lebih baik, desain yang lebih menarik, atau fitur-fitur tambahan yang tidak ada pada produk atau jasa sejenis.

Contohnya, dalam iklan Pepsodent siwak, mereka menyebutkan kombinasi antara siwak yang diperkuat dengan kandungan mint. Dalam iklan tersebut kandungan mint lah yang menjadi pembeda atau keunikan pasta gigi siwak dari Pepsodent dibandingkan jenis pasta gigi siwak lainnya.

Dengan menawarkan keunikan produk atau jasa, perusahaan dapat menciptakan brand image yang kuat dan membuat produk mereka lebih mudah diingat oleh konsumen. Selain itu, hal ini juga dapat membantu meningkatkan loyalitas konsumen dan membuat mereka lebih cenderung untuk memilih produk atau jasa yang ditawarkan oleh perusahaan di masa yang akan datang.

8. Menggunakan Public Figure

Cara terakhir dalam daftar kami untuk membuat iklan yang menarik perhatian adalah dengan menggunakan public figure untuk mempromosikan produk atau jasa yang dipasarkan.

Dalam hal ini, perusahaan dapat menggandeng public figure atau selebriti yang memiliki citra yang positif dan sesuai dengan citra brand atau produk yang ingin dipromosikan. Misalnya, jika produk yang dipasarkan adalah produk kesehatan, perusahaan dapat menggandeng atlet atau selebriti yang memiliki tubuh sehat dan aktif untuk menjadi brand ambassador.

Dengan menggunakan public figure atau selebriti, perusahaan dapat meningkatkan kepercayaan dan minat konsumen pada produk atau jasa yang dipasarkan. Konsumen cenderung lebih tertarik pada produk yang dipromosikan oleh public figure atau selebriti yang mereka sukai atau mengidolakan.

Namun, perlu diingat bahwa penggunaan public figure atau selebriti dalam iklan juga memerlukan biaya yang cukup besar. Selain itu, perusahaan juga harus mempertimbangkan reputasi public figure atau selebriti tersebut agar tidak berdampak negatif pada citra brand atau produk yang dipasarkan. Oleh karena itu, perusahaan harus memilih public figure atau selebriti dengan hati-hati dan memperhitungkan manfaat dan risiko yang mungkin terjadi.

Kesimpulan

Berdasarkan artikel “Iklan Pepsodent Siwak Sukses Menarik Perhatian Terhadap Brand Tersebut”, dapat disimpulkan bahwa iklan yang menarik perhatian dan sukses membangun citra positif brand dapat dicapai dengan beberapa cara, seperti memperhatikan visual, pesan yang jelas dan mudah dipahami, fokus pada keunikan produk, menggunakan teknologi dan media yang inovatif, dan memperhatikan target pasar.

Selain itu, penggunaan public figure atau selebriti sebagai brand ambassador juga dapat membantu meningkatkan kepercayaan dan minat konsumen pada produk atau jasa yang dipasarkan. Namun, perusahaan perlu mempertimbangkan reputasi public figure atau selebriti tersebut dan biaya yang dibutuhkan dalam penggunaannya.

Untuk mencapai hasil iklan yang sukses dan membangun citra positif brand, perusahaan dapat mempertimbangkan menggunakan jasa agency marketing yang berpengalaman seperti Bithour Production. Bithour Production sendiri merupakan agency marketing yang menyediakan layanan pembuatan konten iklan dan strategi pemasaran yang dapat membantu perusahaan meningkatkan brand awareness dan penjualan produk atau jasa mereka.

Dengan dukungan dari Bithour Production, perusahaan dapat memastikan bahwa kampanye pemasaran mereka sukses dan memenuhi tujuan yang diinginkan. Untuk itu jangan ragu untuk menghubungi Bithour Production melalui link yang ada disini agar kami dapat segera membantu Anda dalam membuat iklan yang menarik untuk mempromosikan produk ataupun brand Anda.

Sumber Gambar:

  1. https://www.bhinneka.com/pepsodent-action-123-nature-essentials-siwak-pasta-gigi-halal-150-gr-40-gr-sku3337016408
  2. https://www.orami.co.id/shopping/product/pepsodent-mouthwash-siwak-150ml?
What’s your Reaction?
+1
206
+1
232
+1
217
+1
215
+1
269
+1
138
+1
183
cara membuat iklan yang menarik Contoh iklan produk Iklan Pepsodent iklan produk iklan viral iklan yang menarik
By Adil

Saya seorang mahasiswa Ilmu Komunikasi yang sedang mendalami bidang digital marketing, serta memiliki keahlian dalam menulis berbagai berbagai jenis konten di berbagai media sosial

Give us your Reaction!

book

Brands in 2024 (How to Ride the HottesT Trend)

Bikin campaign sampai burn out? Kelas ini jawaban buat lo! Speaker yang expert as BM dengan pengalaman 7 tahun di 3 idustri berbeda. Dapatkan diskon 50% yang akan kita kirim ke email lo (Free 3 pdf marketing hacks)